Akibat Musibah Banjir, Kabupaten Pangandaran Harus Segera Lakukan Pemulihan

14 Oktober 2016 / 08:39 Dibaca sebanyak: 233 kali Tulis komentar

BANDUNG KJ – Kabupaten Pangandaran terisolasi akibat Jembatan Ciputrapinggan patah terkena banjir. Hujan yang mengguyur kabupaten termuda di Jawa Barat tersebut merendam 10 kecamatan dan lebih dari 20 desa yang ada. Hujan deras juga membuat salah satu bagian ruas jalan nasional menuju Kota Banjar, tepatnya di Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja, habis tergerus. Meluapnya air menuju sungai Citanduy membuat Kota Banjar tergenang banjir.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Hasan, S.Ip mengatakan, kali pertamanya kabupaten tersemuda tersebut mendapat musibah banjir dan kerusakan infrastruktur jalan ataupun akses menuju obyek wisata tersohor di Jabar. Komisi IV meninjau langsung ke lokasi yang berlangsung pada Selasa-Rabu (11-12/10/2016).

Rombongan dipimpin langsung Ketua Komisi IV Ali Hasan (Golkar) dan wakilnya Daddy Rohanady (Gerindra). Ikut dalam rombongan Gatot Tjahyono, Budiyono (PDIP), Abdul Muiz (PKS), dan Lucky Lukmansyah Trenggana (PPP).

“Ini musibah terbesar setelah Pangandaran menjadi daerah otonomi baru (DOB). Kami berharap salah satu pusat pertumbuhan di Jabar Selatan tersebut dapat secepatnya melakukan recovery (pemulihan-red). Hal itu tidak memungkinkan jika hanya ditanggulangi APBD Kabupaten Pangandaran,” ujar Ali Hasan di ruang kerjanya, Jumat (14/10). (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Web Hosting Murah WHAiO